TENTANG SI ABAH BANJARBARU

Program SI Abah  bertujuan agar jalannya dana bantuan yang diturunkan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk membiayai berbagai proyek sosial yang diinginkan masyarakat dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Seluruh proses dalam SI Abah dapat terlihat dan diawasi oleh seluruh lapisan masyarakat

Melalui SI Abah, seluruh masyarakat dan organisasi di kota Banjarbaru dapat:

  1. Mengirimkan proposal terkait hibah bansos dan memonitor bagaimana status proposal tersebut (apakah diterima, ditolak, sedang diverifikasi, dan sebagainya); serta
  2. Ikut berpartisipasi dalam memonitor jalannya hibah bansos yang sudah disetujui oleh Pemerintah Kota Banjarbaru sehingga dapat turut memberikan masukan dan saran terkait jalannya hibah bansos tersebut.

Ayo ajukan ide kreatif kalian tanpa rasa takut akan penyelewengan dana yang diturunkan. Kita semua bersama dapat menjadi yang ahli dalam pembangunan Kota Banjarbaru, Banjarbaru Bisa.

 

 

APA YANG SI ABAH WUJUDKAN

BANSOS atau Bantuan Sosial, yaitu program bantuan dana diberikan secara selektif oleh pemerintah untuk ide-ide kreatif yang diusulkan oleh seluruh masyarakat Kota Banjarbaru khususnya, secara perseorangan atau kelompok. Bantuan Sosial, bersifat sementara, tidak terus-menerus, tidak mengikat dan tidak wajib.

HIBAH, yaitu program bantuan dana berkelanjutan dan terikat yang diberikan oleh pemerintah untuk setiap pengajuan proyek kreatif dari Lembaga Sosial Masyarakat (Non-Government Organitation atau NGO).

 

 

TAHAPAN SI ABAH

Setiap masyarakat atau organisasi di kota Banjarbaru yang ingin mengajukan proposal hibah bansos melalui SI Abah cukup mendaftarkan melalui aplikasi dan mengirimkan kelengkapan dokumen secara langsung, setelah itu Pemerintah Kota Banjarbaru akan memverifikasi. Tahapan verifikasi selengkapnya sebagai berikut :

  1. Masyarakat menyerahkan kelengkapan dokumen secara langsung kepada Pemerintah Kota Banjarbaru
  2. Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru melakukan verifikasi kelengkapan proposal dan dokumen pendukung proposal tersebut kemudian melakukan entry data melalui website siabah-banjarbaru.id
  3. Walikota memberikan disposisi untuk kepada Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru untuk dicatat dan disampaikan kepada Tim Pertimbangan
  4. Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru mendistribusikan proposal  kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait sesuai bidangnya
  5. SKPD terkait melakukan evaluasi keabsahan permohonan belanja hibah dan bantuan sosial
  6. TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) memberikan pertimbangan atas rekomendasi sesuai prioritas dan kemampuan keuangan daerah, yang dituangkan dalam DNC-PBH dan DNC PBBS
  7. Walikota menetapkan persetujuan DNC-PBH dan DNC-PBBS dituangkan dalam bentuk Lembar Persetujuan Walikota dan menjadi dasar pencantuman alokasi belanja hibah dan bantuan sosial dalam rancangan KUA dan PPAS

 

 

PELAPORAN

  1. Penerimaan hibah berupa uang disajikan dalam Laporan RealisaSI Anggaran dan Laporan Arus Kas.
  2. Penerimaan Hibah berupa barang dan/atau jasa dilaporkan dalam Laporan RealisaSI Anggaran.
  3. Transaksi penerimaan hibah diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan.
  4. Dalam hal hibah tidak termasuk dalam perencanaan hibah pada tahun anggaran berjalan, hibah harus dilaporkan dalam Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.
  5. Tata cara akuntansi dan pelaporan keuangan yang terkait dengan hibah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan

 

 

DASAR HUKUM

  1. Permendagri No. 14 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas peraturan menteri dalam negeri republik Indonesia nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah

 

Tahapan

  • Pendaftaran Proposal Hibah Bansos
  • Pemeriksaan Kelengkapan oleh Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru
  • Pemeriksaan Oleh Walikota
  • Klasifikasi Sesuai SKPD oleh Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru
  • Rekomendasi Dana Oleh SKPD
  • Verifikasi Proposal Oleh BPKAD
  • Verifikasi Proposal Oleh TAPD
  • Persetujuan Proposal
  • Pengajuan Proposal Pencairan ke SKPD
  • Pencairan dana oleh BPKAD
  • Dana Tersalurkan
  • Proyek Hibah Bansos Berjalan